Jakarta - Daniele De Rossi menunjukkan kinerja yang bagus di AS Roma. Dia dipuji sebagai juru taktik yang hebat.
De Rossi melatih Roma mulai 16 Januari 2024. Dia sudah menjalani sebanyak 13 pertandingan, dengan rincian sembilan kali menang, empat kali imbang, dan dua kali menelan kekalahan.
Di Serie A, Roma kini sudah merangkak naik. Giallorossi sudah menempati posisi kelima klasemen Liga Italia. Roma mengumpulkan 51 poin hasil dari 29 kali bertanding.
Kiprah De Rossi itu sudah mampu membuat eks bintang Italia, Gianfranco Zola, terkesima. Dia menyebut ada prinsip yang presisi hingga I Lupi menanjak.
"Saya tak tahu apa yang terjadi dengan Mourinho, tapi dengan De Rossi anda melihat Roma di lapangan dan anda segera memahami bahwa ada prinsip yang tepat," kata Zola seperti dikabarkan oleh Football Italia.
"Saya senang karena saya menganggap Daniele sebagai pelatih yang hebat," kata dia menambahkan.
Roma akan melawan Lecce dalam lanjutan Liga Italia. Laga itu akan berlangsung di Stadion Comunale Via del Mare, Senin (1/4/2024) malam WIB.
Satu ajang masih bisa dimenangi Roma musim ini. Mereka menjejak babak perempatfinal Liga Europa, akan bertanding dengan AC Milan
De Rossi ditunjuk sebagai pelatih Roma menggantikan Jose Mourinho yang dipecat pada Januari lalu. Sejauh ini, I Lupi mendapat banyak hasil positif bersama mantan kaptennya itu.
Dalam 13 pertandingan di semua kompetisi, Roma hanya kalah dua kali. De Rossi membawa Paulo Dybala dkk. ke babak 16 besar Liga Europa dan mendekat ke empat besar di Serie A.
Sacchi menilai Roma kini punya arah permainan yang jelas bersama De Rossi. Fakta bahwa De Rossi pernah lama memperkuat Roma sebagai pemain juga dinilai Sacchi menguntungkan.
"Daniele De Rossi orang yang sederhana dan cerdas. Dia harus menggantikan seorang raksasa sepakbola seperti Mourinho dan bisa memahami para pemain," ujar Sacchi kepada La Gazzetta dello Sport.
"De Rossi memang bekerja dengan baik dan para pemain mungkin tidak terlalu semangat dengan sepakbola defensif dan agresif yang terpaksa mereka mainkan sebelumnya, di mana menyerang wasit hampir menjadi aturannya."
"Dia membangkitkan kembali pemain yang belakangan tidak banyak main, seperti (Lorenzo) Pellegrini, yang sedang dalam tren bagus. Roma juga kota yang sulit, yang membuat Anda terbelit dan kewalahan. Tapi De Rossi sudah tahu persis dan mencoba main sepakbola bersih, di mana 11 pemain semua diandalkan," kata Sacchi.
Contact USLOT77 :
https://direct.lc.chat/11375437/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar